Anggota DPRD Majalengka  Diduga Terima Jatah Proyek Dasung

Read Time:1 Minute, 44 Second

Majalengka,( Sinarmedia).-

Sejumlah anggota DPRD Majalengka diduga menerima paket  proyek konstruksi pengadaan langsung  (dasung) dari dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR) Majalengka. Kondisi ini sangat ironis disaat sejumlah pengusaha jasa konstruksi di Majalengka justru menjerit tidak mendapatkan pekerjaan dasung sementara  anggota DPRD menikmati proyek yang jumlahnya mencapati ratusan paket pekerjaan.

Sinyalemen adanya jatah proyek dasung untuk para wakil rakyat di DPRD ini terkuak saat salah seorang  pengusaha jasa konstruksi sempat mendapat tawaran  untuk mengerjakan sekitar 35 paket  pekerjaan pengadaan langsung ( dasung) yang disebut sebagai jatah dewan yang ada di dinas PUTR.

Selang beberapa hari kemudian  menurut pengusaha  senior ini ,jumlahnya berkurang jadi 20 paket pekerjaan . Tawaran tersebut  beberapa hari kemudian malah tidak ada dengan alasan telah habis oleh anggota dewan.

Tentu saja pengusaha jasa konstruksi yang sudah  lama berkecimpung di dunia konstruksi ini  harus  menelan pil pahit kekecewaan. Menurutnya sejumlah peket  pekerjaan dasung itu rencananya akan dibagi-bagikan kepada pengusaha jasa konstruksi   yang selama ini  menganggur.

Dugaan  adanya bagi-bagi proyek kepada anggota DPRD itu tercetus dari pengakuan salah seorang pejabat  dinas PUTR yang mengaku menerima tiga orang ketua fraksi   dalam  rangka mempertanyakan paket pekerjaan  Dasung yang menjadi jatah anggota DPRD.

Pejabat  ini tak memungkiri adanya paket pekerjaan yang merupakan jatah untuk para anggota DPRD. Diakuinya paket pekerjaan yang menjadi jatah para anggota DPRD itu hendak dikerjakan oleh pengusaha yang pernah datang kepada dirinya namun entah mengapa  ditolak oleh anggota dewan.

Salah seorang ketua fraksi partai  Gerindra Edi Karsidi saat dikonfirmasi  Sinarmedia membantah telah datang ke kantor PUTR terkait masalah proyek Dasung. Menurutnya  kalaupun ia merasa perlu dengan PUTR  bukan datang tapi akan mengundangnya ke gedung dewan.

Sementara  berhembus khabar di kalangan anggota DPRD dan dunia jasa konstruksi bahwa  jumlah paket  dasung  yang dibagikan kepada para anggota DPRD sebanyak 100 paket dan masing-masing anggota dewan mendapat jatah dua paket dengan nilai proyek  rata-rata sekitar  Rp. 200 juaan per paket.( red/tim).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
50 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
50 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




Enter Captcha Here :

Previous post Kejati Jabar Dinilai  Lamban, Aperma Kirim Surat Ke KPK
Next post Open Bidding  di Majalengka Langgar  Aturan ?