Anggota DPRD Majalengka Diduga Terima Jatah Proyek Dasung
Majalengka,( Sinarmedia).-
Sejumlah anggota DPRD Majalengka diduga menerima paket proyek konstruksi pengadaan langsung (dasung) dari dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR) Majalengka. Kondisi ini sangat ironis disaat sejumlah pengusaha jasa konstruksi di Majalengka justru menjerit tidak mendapatkan pekerjaan dasung sementara anggota DPRD menikmati proyek yang jumlahnya mencapati ratusan paket pekerjaan.
Sinyalemen adanya jatah proyek dasung untuk para wakil rakyat di DPRD ini terkuak saat salah seorang pengusaha jasa konstruksi sempat mendapat tawaran untuk mengerjakan sekitar 35 paket pekerjaan pengadaan langsung ( dasung) yang disebut sebagai jatah dewan yang ada di dinas PUTR.
Selang beberapa hari kemudian menurut pengusaha senior ini ,jumlahnya berkurang jadi 20 paket pekerjaan . Tawaran tersebut beberapa hari kemudian malah tidak ada dengan alasan telah habis oleh anggota dewan.
Tentu saja pengusaha jasa konstruksi yang sudah lama berkecimpung di dunia konstruksi ini harus menelan pil pahit kekecewaan. Menurutnya sejumlah peket pekerjaan dasung itu rencananya akan dibagi-bagikan kepada pengusaha jasa konstruksi yang selama ini menganggur.
Dugaan adanya bagi-bagi proyek kepada anggota DPRD itu tercetus dari pengakuan salah seorang pejabat dinas PUTR yang mengaku menerima tiga orang ketua fraksi dalam rangka mempertanyakan paket pekerjaan Dasung yang menjadi jatah anggota DPRD.
Pejabat ini tak memungkiri adanya paket pekerjaan yang merupakan jatah untuk para anggota DPRD. Diakuinya paket pekerjaan yang menjadi jatah para anggota DPRD itu hendak dikerjakan oleh pengusaha yang pernah datang kepada dirinya namun entah mengapa ditolak oleh anggota dewan.
Salah seorang ketua fraksi partai Gerindra Edi Karsidi saat dikonfirmasi Sinarmedia membantah telah datang ke kantor PUTR terkait masalah proyek Dasung. Menurutnya kalaupun ia merasa perlu dengan PUTR bukan datang tapi akan mengundangnya ke gedung dewan.
Sementara berhembus khabar di kalangan anggota DPRD dan dunia jasa konstruksi bahwa jumlah paket dasung yang dibagikan kepada para anggota DPRD sebanyak 100 paket dan masing-masing anggota dewan mendapat jatah dua paket dengan nilai proyek rata-rata sekitar Rp. 200 juaan per paket.( red/tim).