Gara-Gara Anggota PAN Tidak Hadir ,Interpelasi Bupati Majalengka Batal
Majalengka,(Sinarmedia),-
Akibat tidak memenuhi kuorum rapat paripurna interpelasi bupati Majalengka Karna Sobahi dengan agenda jawaban Bupati Kamis (14/12) batal digelar .Jumlah anggota DPRD Majalengka yang hadir dalam rapat paripurna itu hanya 25 orang sedangkan untuk memenuhi kuorum harus 26 orang.
Tidak terpenuhinya kuorum rapat paripurna itu dikarenakan tidak hadirnya para anggota fraksi PAN.Data yang diperoleh Sinarmedia hanya 1 orang yang hadir yakni ketua fraksinya Didin Rolani , sementara empat orang anggota Fraksi PAN yang tidak hadir yaitu Imif Miftahudin , Aop Ropiki Iskandar,Riswan dan Muhamad Hanuradjasa .
Ketidakhadiran 4 anggota fraksi PAN itu disesalkan sejumlah anggota DPRD dan para aktifis yang mendukung digelarnya interpelasi.Ketidak hadiran itu dianggap sebuah penghianatan fraksi PAN sebab sebelumnya Partai Amanat Nasional ( PAN) termasuk partai yang mengajukan hak interpelasi terkait pelanggaran yang dilakukan Bupati Majalengka .
Surat tersebut diputuskan berdasarkan hasil rapat tanggal 23 November 2023 yang ditanda tangani oleh ketua DPD PAN kabupaten Majalengka Rona Firmasyah.
Beredar khabar bahwa kompaknya ketidak hadiran anggota fraksi PAN dalam rapat paripurna interpelasi tersebut karena mereka diduga “masuk angin” dan ada perintah untuk tidak hadir.
Ketua Fraksi PAN Didin Rolani saat dimintai komentarnya usai sidang menyatakan kecewa atas ketidakhadiran rekan-rekanya. Terkait adanya isu ketidakhadiran pada anggota fraksinya akibat adanya komando ,Didin mempersilahkan untuk konfirmasi kepada ketua DPD PAN.
Sementara ketua DPD PAN Kabupaten Majalengka Rona Firmansah saat dikonfirmasi Sinarmedia mengaku PAN sudah bersikap dan pihaknya secara internal akan bersikap sesuai dengan AD ART PAN.Pihak partai akan memberikan sanksi bagi yang tidak bisa mempertanggung jawabkan atau alasan yang tidak tepat.
Ketua APERMA Idrus menyayangkan ketidak hadiran para anggota fraksi PAN hingga menyebabkan rapat paripurna interpelasi tidak bisa dilaksanakan.Idrus menduga ketidak hadiran anggota fraksi PAN ke rapat paripurna itu merupakan kesengajaan untuk membatalkan rapat paripurna.
Menurut Idrus gelagat bakal batalnya rapat paripurna interpelasi Bupati sudah terdeteksi pada hari-hari sebelumnya.Idrus mengaku mendengar adanya ancaman halus dari pihak tertentu kepada beberapa anggota DPRD yang pro interpelasi. Selain itu ia mendengar ada ajakan pertemuan di Bandung kepada anggota DPRD dengan iming-iming uang miliaran rupiah. (Red.01).